Posts

Mr. AD

Dear Mr. AD,  ini berisikan keluh kesah hidup saya (yang disebabkan oleh anda)..  Karena anda, saya tidak lagi menjadi diri saya sendiri, dan saya benci hal itu. Karena anda, saya mengenal lubang dalam yang merongsok tanpa dasar dengan kegelapan fana yang tak kunjung didatangi terang.  Karena anda, saya meragukan semua hal yang ada di sekitar saya kalau tau ujungnya seperti ini, saya akan memohon kepada anda untuk tidak mengajak saya makan gudeg permata, dua tahun lalu itu.  kalau tau anda akan membohongi saya berkali kali seperti ini, saya tidak akan memberikan hati saya barang seujung jari kepada anda.  kalau tau anda ternyata tidak setransparan itu dengan saya, dari awal saya tidak akan mau membuka diri sama sekali.  kalau tau saya akan begitu terpuruk, sebegini sedihnya sampai tidak terhitung lagi berapa banyak air mata yang menetes, hati yang hancur tercabik cabik dan bersahabat dengan isak pilu sesak itu, saya benar benar tidak mau mengenal anda....

when i look into your eyes

  when i looked into your eyes back before i once saw us slow dancing under the chandelier in our not-so-big but comfy house, romanticizing our great last years of living in this world, after had a tea time and we would be talking about our grandchild having a crush on their classmates at school when i looked into your eyes back before i once saw you and your passions  and your happiness  and your love when i look into your eyes now  i hope my love reach your heart and you could feel that.. i do love you my love.. sincerely, thoroughly and without any doubt but baby  i think this time is the best time for me to give up  unfortunately,   i no longer see the sparks that used to be there in your eyes i no longer see the excitement and your energy  only the blank space of our hearts was left  and the tears of our memories that overflowed  and the dreams of ours that has to be broken

I hope your favorite people never turn into stranger

Image
 I hope your favorite people never turn into stranger  Saya membaca kalimat itu beberapa waktu yang lalu di instagram.  Keheningan memasuki pikiran saya sesaat, lalu tiba tiba saja air mata ini menetes.  Semua memang tidak ada yang abadi,  teman, yang merupakan tempat bertukar cerita saya 3 tahun yang lalu, saat ini sudah sibuk dengan kegiatannya sendiri, ya walau masih beberapa kali mengeluarkan effort lebih untuk saling bertemu, tapi tetap saja tidak seperti dulu lagi. tidak ada lagi kedatangan yang tiba tiba untuk sekadar mengajak makan bersama, atau ketukan pintu untuk bercerita terkait sorakan karena bertemu mas crush..  pacar, yang dulunya memberikan perhatian sebegitu besarnya, sekarang sudah benar benar terasa asing. instagram menjadi teman dekatnya, lebih dekat daripada saya dengannya. bahkan beberapa kali saya meminta tolong sesuatu, dia memilih mengurusi kegiatannya sendiri dan berleha leha membuka instagram daripada mengurusi saya.  watchin...

Gundah

Gundah Dibalik desiran angin yang berhembus pagi ini Disitu pula kegundahan kalbu ini bertahta Sudah seratus, seribu, sejuta kali diri bertanya pada kaca  Tidak juga berhembus jawab  Ke ujung dunia mana kaki ini mengarah pada pelarian ini Kegelapan yang tak kunjung didatangi lentera  Atau gurun yang tak berujung telaga Atau bahkan aku tak akan menginjak kemana mana  Kecuali berputar tanpa arah  Akankah tangan itu, tangan yang sama akan meraih diri ini Atau tangan itu pula yang menepis Bersamaan itu juga mimpi akan menjadi abadi. 

not special

 im not special.. so why? adalah sebuah kisah seorang anak yang diekspektasikan untuk menjadi spesial - baik itu oleh orangtua, lingkungan sekolah, pertemanan.... dan pada akhirnya anak itu sendiri yang menuntut dirinya untuk menjadi spesial "n anti kamu les matematika ya, mama ngga mau kamu ngitung kembalian aja susah kaya orang itu" "anaknya tetangga kita si anu udah bisa masak, kamu kapan mau belajar masaknya?" "kamu udah bisa mainin piece apa aja pake biola?" "pertahanin rangking 1 mu ya. lebih susah mempertahankan daripada mendapatkan." dan kalimat kalimat 'penyemangat' lainnya. itu hanya beberapa dari sekian banyak kalimat yang sering kali diucapkan kepada anak itu. tanpa sadar kalimat tersebut memupuk rasa ambisi untuk menjadi yang terbaik.  mungkin awalnya berhasil, anak tersebut menjadi pintar matematika, bisa masak, bisa main biola dan tetap menjadi ranking 1 di kelasnya. bagus sekali memang.  namun ternyata semua itu bagai peda...

run

ingin rasanya lari dari segala kemonotonan ini.  ingin lari dari kesepian  dari kenyataan ingin hidup hidup bebas dan punya kuasa untuk memilih jalan apa yang akan diambil berlari di taman rumput yang luas tanpa gundah besok akan apa berlari di pinggir sungai tenang lalu duduk memejamkan mata tanpa pusing masa depan sekarang juga sebenarnya berlari dunia yang berlari entah kejar apa terus saja lari  dan lari

i'm (not) okay

Image
dengan kondisi saya sekarang yang seperti ini-yangtidakbisasayasebutkan-, saya tidak bisa ke psikiater untuk berkonsultasi banyak hal tentang kejiwaan saya.  saya merasa bahwa saya manusia ribet dan sulit dimengerti. saya terkadang menutup dan membatasi diri karena saya merasa tidak akan ada yang mengerti saya karena s aya pun juga tidak mengerti diri saya sendiri . saya orang aneh.  saya bisa merasa lemas tanpa tenaga lalu diam satu hari penuh dan malas bicara, di hari lainnya saya merasa sangat energik dan berbicara tanpa henti seolah tak kehabisan bahan untuk diomongkan. saya tidak punya waktu atau alasan khusus untuk melakukan hal tersebut.  tiba tiba saja... tiba tiba saja saya patah semangat, tiba tiba saja saya ingin menangis dan memikirkan untuk terjun dari atap rumah atau mendonorkan organ tubuh saya saat itu juga. dan besoknya saya bersemangat untuk hidup, terlalu bersemangat seolah saya akan mencari uang sebanyak banyaknya demi membeli rumah di beverly hills......

regrets

Image
  " In the end.. we only regret the chances we didn't take, the relationships we were afraid to have, and the decisions we waited too long to make." - Lewis Carroll,  pseudonym of Charles Lutwidge Dodgson, (born January 27, 1832, Daresbury, Cheshire, England—died January 14, 1898, Guildford, Surrey), English logician, mathematician, photographer, and novelist, especially remembered for Alice's Adventures in Wonderland (1865)

the death

begitu mendengar kabar kematian salah satu kerabat saya, tak lama kemudian saya pergi menuju rumah duka. di dalam mobil, saya sempat melirik kepada langit yang tampak berwarna biru cerah dengan sedikit awan putih, lalu melihat kendaraan berlalu lalang seperti biasanya. tidak ada yang aneh pada hari itu, semua normal.. kecuali hati kami yang rasanya seperti diiris..  . dari kejauhan, tampaklah rumah besar yang biasanya sepi itu.. kini ramai. ada tenda terpasang, bendera hijau diikatkan di salah satu pilar pagar rumah itu. banyak bapak berpeci dan bermasker duduk di halaman rumah. saya lalu membantu menurunkan dus air mineral yang papa saya beli saat di perjalanan tadi. setelahnya, saya masuk ke dalam rumah. di ruang tengah, terbaringlah jasadnya yang telah ditutupi dengan kain dan dikelilingi oleh banyak orang-mungkin anggota pengajian yang tak henti membacakan ayat suci. saya duduk. air mata saya perlahan menetes. saya ternyata tidak sanggup menahannya. . jujur, saya tidak terlalu ...

That one famous book

Akhir akhir ini saya membaca buku self improvement untuk mengisi waktu luang.  Saya berniat untuk memaksimalkan waktu yang saya punya untuk menjadi produktif.  Ada satu buku yang sangat bagus... Judulnya How to win friends and influence people - karangan pak Dale Carnegie.  Jadi sebenarnya buku ini sudah lama sekali terbitnya. sekitar tahun 1900-awal. Namun masih best-seller sampai saat ini.  Ada banyak pelajaran berharga yang dapat saya petik dari buku ini. Saya akan mencoba  menjabarkan pesan intinya yang paling saya ingat dalam uraian singkat di bawah ini. Saya harap pesan di bawah ini dapat berguna. Baik itu dalam mencari teman, mempertahankan hubungan dengan orang, atau untuk bertahan pada suatu situasi sosial yang tidak anda inginkan. Baik, akan saya mulai. Manusia adalah makhluk paling egois.  sudah saya bold dan saya garisbawahi.  tolong diingat dan diresapi baik baik. sebenarnya semua isi buku ini intinya yaitu untuk menjelaskan betapa egoisn...

in hurry for what?

Image
mari sedikit mengutip quotes dari buku famous bersampul hijau itu.. kalau dipikir-pikir, ini dunia yang sibuk, atau batin saya yang sibuk? segala kemonotonan dunia yang dihadapkan kepada kita sejak lahir-sampai meninggal.. segala nikmat dunia yang sementara terpamer nyata di sekeliling kita dan membuat kita berambisi mencapainya... entah untuk menjadi miliuner, superstar, atau priyayi..semacam itulah..  ternyata semua itu membuat kita tergesa-gesa. untuk memperoleh hal yang entah bagaimana bisa memuaskan hati dalam waktu yang tidak lama. karena setelahnya akan berambisi mendapatkan hal yang lebih lagi--sifat dasar manusia, tamak. saya barusan dari pemakaman kerabat dekat. saat jenazah dimasukkan ke dalam liang lahat di bawah teriknya mentari bulan Maret ini.. dan dengan mata yang agak berkaca-kaca serta kabut kesedihan yang mengelilingi, saya termenung kemudian batin saya bergejolak bertanya-tanya kalau memang sejatinya setiap yang bernyawa akan berakhir seperti ini, lantas apa ...

can i just..... die?

Image
rasanya ingin mati saja. ___________________________________________________________________________________

fav korean drama

Image
Part 1 1. Reply 1988 No debat banget sih kalo Reply 1988 emang drakor paling keren sepanjang masa. Settingnya unik, semua pemain protagonis, OST nya keren parah. Saya nonton ini sudah sekian lama, tapi kalo didengerin lagi rasa-rasanya barusan kemaren kelar nontonnya. Ceritanya juga campur-komedi, family, love, school, pokoknya bagus banget. Bukan drakor lovers banget kalo belom nonton ini hehehe. Yang udah nonton, kalian tim siapa nih, JungHwan atau Taek?  Satu lagi deh, satu hal yang paling berkesan di drama ini adalah skrip ini di episode terakhirnya ini, yang saya hapal di luar kepala.   " You could feel that time had passed. Time will always flow, everything will pass by, everything will age. That might be why youth is beautiful, It shines, blindingly bright  for just an instant. But to it you can not never go back." Ngena banget pemirsahhhhh 2. Goblin Yang kedua adalah dramanya Gong Yoo-ajushi si pemain Train to Busan...  Temen-temen saya pada bilang kalo ...

dream - chapter 2 - the man i want to marry

Image
 the man i want to marry Saya menulis ini karena terinspirasi dari guru kimia semasa SMA dulu. Beliau juga menulis hal yang serupa di wordpress nya... Sebenarnya saya telah membacanya sekian tahun yang lalu dan juga sudah pernah menulis list  ini di buku catatan harian saya.  Suatu hari, saya pernah membiarkan beberapa teman saya membacanya... reaksinya bagaimana? ada satu dari mereka yang menyebut saya gila.  Saya hanya tertawa.. mungkin benar.. saya sudah gila . 

sakit

Saya adalah pelajar rantau. Di tempat rantauan saya yang sekarang ini, sudah kurang lebih dua tahun saya menetap dan menimba ilmu. Beda pulau dari rumah orang tua saya, jauh sekali.  Jauh dari rumah selalu membuat saya was-was. Tidak ada hal lain yang lebih penting dan menyita fokus saya selama saya hidup ini---selain kesehatan dan keselamatan orang tua saya.  Saya dan teman-teman yang juga merantau, sedikit banyak ternyata punya ketakutan yang sama. Pernah suatu hari kami menangis bersama saat membahas masalah orang tua di rumah. Ternyata topik ini sensitif untuk dibicarakan. Telepon pertama di pagi hari yang membawa berita buruk.  Bisa dibilang, hampir tiap hari saya harus melewati fase jantung berdebar saat membuka telepon sesaat setelah bangun tidur. Kecemasan saya bukannya tanpa alasan... Sekian tahun lalu, papa saya didiagnosis punya CAD(silakan dicari sendiri penjelasannya). Ditambah dengan hipertensi yang sudah menggerogoti beliau dari saat muda dulu. Saya ingat b...

dream - chapter 1 - places i really want to go

Image
places i really want to go sources : google mari kita mulai blog ini dengan bermimpi terlebih dahulu  urusan tercapai atau tidak--belakangan hehe biarlah waktu yang menjawab

the new beginning

 i ni apa gajah mati meninggalkan gading,  manusia mati meninggalkan tulisan.  ternyata kalimat itu tidak cukup untuk membuat saya segera menulis. alhasil, butuh sekian tahun setelah saya mendengar kalimat tersebut, barulah blog ini tercipta. tidak, bukannya saya sudah mau mati makanya menulis ini. tidak begitu hehehehhehe. semua pasti mati. tapi ya jangan sampai sekarang juga sih hehehehe lapak ini  adalah pelarian.  sekian tahun saya dihadapkan dengan facebook, twitter, kemudian instagram.. ternyata saya perlahan mulai bosan. isinya itu itu saja. belum lagi kata insekyur yang akhir-akhir ini mulai marak diucapkan oleh orang-orang. saya kan jadi insekyur juga hehehe.  saya bukan orang pendiam sebenarnya demikian. begitu banyak hal yang berputar di kepala saya. saya hanya tidak pandai untuk mengungkapkannya menjadi sebuah kalimat verbal untuk diucapkan. jadi, saya akhirnya memilih untuk diam. mau diungkapkan ke sosmed-yangsayasebutdiatastadi, saya juga tid...